Tinder gratiskan fitur “Passport” untuk semua pengguna

Tinder gratiskan fitur “Passport” untuk semua pengguna

Aplikasi kencan daring, Tinder, menggratiskan fitur Passport, yang merupakan bagian dari fitur berbayar, kepada semua penggunanya hingga 30 April.

“Kami sangat senang dapat membuat fitur Passport yang memungkinkan para pengguna Tinder untuk berkenalan dengan siapapun di dunia ini. Dan kini, fitur Passport dapat diakses secara gratis oleh semua pengguna Tinder.” kata CEO Tinder, Elie Seidman, dalam keterangan tertulis, Kamis.

Sejak sebagian besar negara di dunia melakukan karantina, pengguna Tinder mulai menggunakan fitur Passport untuk “jalan-jalan” ke negara tersebut. Tinder mencatat penggunaan fitur tersebut meningkat selama pekan terakhir bulan Maret di Brasil (15 persen), Jerman (19 persen), Prancis (20 persen) dan India (25 persen).

“Kami berharap para pengguna Tinder yang sedang merasa gelisah dan

sedang haus berinteraksi dengan orang lain bisa menggunakan Passport untuk “berpindah tempat” kemana saja, keluar dari tempat karantina mereka,” ujar Elie Seidman.

“Kami terinspirasi dengan bagaimana pengguna memanfaatkan aplikasi Tinder untuk saling menyemangati, dan kami ingin mendukung solidaritas sosial yang terbentuk karena ini,” dia melanjutkan.

Untuk menggunakan fitur Passport secara gratis, pengguna harus

memperbarui aplikasi Tinder ke versi 11.12 iOS dan Android. Pengguna dapat mengganti lokasi dengan cara, pilih ikon profil, lalu pilih pengaturan, kemudian pilih lokasi, dan “tambahkan lokasi baru.”

Selanjutnya, pengguna bisa mencari sebuah kota atau menandai sebuah kota di peta, lalu mereka dapat mulai untuk swipe, matching, dan mengobrol dengan pengguna Tinder di destinasi yang dipilih.

Pengguna hanya bisa berada di satu kota secara virtual, tetapi Anda bisa

berpindah lokasi sebanyak yang diinginkan. Pengguna dapat melihat profile pengguna lain yang disukai hingga sehari setelah berpindah lokasi.


sumber :

https://rollingstone.co.id/seva-mobil-bekas/